Personal Branding Penting Nggak, sih?

Percaya nggak percaya, ternyata kita semua punya loh yang namanya personal brand. Pernah nggak mengetik nama kalian di Google? Apa yang keluar? Nah, hasil dari pencarian atas nama lo itu adalah cikal bakal kesan pertama orang lain terhadap diri lo. Gimana hasilnya? Menarik dan bagus kah? Apakah informasi-informasi yang pernah lo bagikan di platform seperti LinkedIn, Facebook, dan Instagram sudah dilakukan dengan konsisten? Karena, baik lo memang sedang dalam proses rekrutmen ataupun tidak, kemungkinan besar seseorang akan mencoba mencari tahu tentang diri lo melalui Google.

Pertanyaannya adalah, apakah lo akan membiarkan online presence lo berjalan begitu saja atau justru lo ingin menciptakan naratif sesuai keinginan lo? Karena semakin berkembangnya media sosial dan gig economy, rasanya penting bagi semua orang untuk memiliki personal branding.

Emangnya personal brand itu apa, ya?

Your brand is what people say about you when you’re not in the room.

Jeff Bezos

Kata ‘branding’ biasanya diasosiasikan dengan bisnis, tetapi dengan semakin berkembangnya platform media sosial dan gig economy, personal branding berubah menjadi sesuatu yang fundamental. Personal brand adalah kombinasi antara skills dan pengalaman yang menggambarkan seseorang. Personal brand adalah sesuatu yang lo sembahkan untuk orang di luar sana, termasuk di dalamnya bagaimana lo mengkomunikasikan value, beliefs, goals, dan purpose yang lo punya. 

Sebagai perbandingan, coba deh pikirkan satu brand yang emang udah terkenal dan mendunia. Nike, misalnya, menggambarkan dirinya sebagai brand yang merayakan atlet, menciptakan produk yang berkualitas tinggi, dan mendukung konsumen yang ingin menjalani gaya hidup aktif. Hal yang sama juga berlaku pada personal brand, lo harus berpikir apa sih yang mau lo gambarkan tentang diri lo saat saat berkomunikasi kepada orang lain secara online.

Untuk memahami apa itu personal brand, coba tanyakan kepada diri lo beberapa pertanyaan berikut:
1. Lo pengen dikenal karena apa?
2. Reputasi seperti apa yang lo inginkan?
3. Bagaimana cara lo menunjukan diri lo ke dunia?

ALASAN KENAPA MEMBANGUN PERSONAL BRAND ITU PENTING

1. Nama lo bakalan dikenal

Siapa sih yang nggak mau namanya dikenal? Coba bayangkan, lo belum kenalan aja tapi mereka udah tau lo itu siapa. Orang-orang terkenal di luar sana, Steve Jobs dan Elon Musk contohnya. Meskipun agenda dan profesi tiap individu berbeda, tapi semuanya mencari satu hal yang sama: ingin dikenal.

Misalnya, kalau udah masuk masa-masa pemilu, apa yang mendorong lo untuk memilih mereka para politikus? Pasti mereka, untuk memasarkan dirinya, memasang banyak foto kampanye dipinggir jalan, di media sosial, dll. Tapi, sebelum mereka melakukan itu semua, mereka harus membangun nama mereka terlebih dahulu, penting untuk memberikan kepada audience informasi tentang diri mereka seperti pendirian, filosofi, dan tujuan yang dimiliki. Makanya, lebih enak kalau seseorang sudah mempunyai personal brand.

2. Membangun rasa kepercayaan dan keyakinan

Mengapa menurut lo reputasi online sangat penting? Pertama, menciptakan kepercayaan. Kedua, ini membantu lo untuk membangun kredibilitas. Keduanya adalah kunci apabila lo ingin berkembang di lingkungan yang kompetitif.

Personal branding bertindak seperti platform di mana lo dapat dengan mudah membangun kepercayaan dan keyakinan. Sehingga target audience lo lebih merasa nyaman untuk berurusan atau berbisnis dengan diri lo.

3. Lo jadi gampang diingat

Are you worth remembering? Or, why should people remember you?

Sadar gak, bahwa orang yang mudah diingat pasti juga orang yang mudah menarik perhatian? Itu karena mereka mengendalikan image pada dirinya di dalam orang lain. Bahkan ada riset yang mengatakan bahwa first impression matters. Jadi, bersikaplah strategis saat menampilkan diri lo.  Orang lain akan mengingat diri lo dari  apa yang membuat lo berharga dan unik. Jika lo tidak memiliki sesuatu yang unik untuk ditawarkan, tidak ada gunanya membuat personal brand dari awal.

4. Lo mengontrol cara orang melihat diri lo

Kesannya menantang banget ya buat mengontrol pikiran orang atas diri lo? Tetapi, personal branding memberikan lo kuasa penuh untuk menciptakan brand yang lo inginkan dengan style dan pesan apapun. And that’s the fun part of creating a personal brand! Karena lo bisa mencipatakan peraturan sesuai keinginan lo. 

Saat lo nggak punya personal brand, orang-orang akan membangun persepsi tentang diri lo yang membuat lo kesusahan untuk membangun relasi kepada orang-orang tersebut. Dengan personal brand, lo juga akan menghemat waktu karena kesempatan untuk mengenal orang lain akan lebih cepat dan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu

5. Kesempatan untuk menunjukan kepribadian lo

Inilah yang dapat membedakan lo dari orang lain. Lo bisa menceritakan kisah lo dengan sesuka hati. Kepribadian kitalah yang membuat kita unik dan mudah diingat dan itulah yang membuat orang menyukai atau tidak menyukai kita. Penting banget buat menyingkirkan orang-orang yang emang nggak relate untuk diri lo and that is fine. You are your own brand. 

Membangun personal brand itu seperti sebuah projek jangka panjang, bahkan projek seumur hidup, karena keharusannya untuk selalu berkembang dari waktu ke waktu. Nggak ada peraturan yang mematok lo harus gimana-gimana kok dalam membangun personal brand, just be you and do it!